Wednesday 26-08-2026

OJK Awasi Penanganan Rekening Warga Pati, Dana Nasabah Dipastikan Tetap Aman

Posted By Ezra Wirotama
  • Created Aug 26 2026
  • / 311 Read

OJK Awasi Penanganan Rekening Warga Pati, Dana Nasabah Dipastikan Tetap Aman

Penanganan rekening Bank Mandiri milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, kini memasuki proses pendalaman oleh aparat dan regulator. Bank Mandiri pada 23 Agustus 2026 menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan nasabah dan menjelaskan bahwa pembatasan transaksi dilakukan sebagai tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum. Polda Metro Jaya kemudian menegaskan pada 24 Agustus bahwa langkah yang diminta kepada bank adalah penundaan transaksi sementara, bukan penyitaan dana.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan penundaan tersebut dilakukan untuk kepentingan penyelidikan terhadap penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB, termasuk menelusuri asal, tujuan, dan peruntukan dana. Berdasarkan ketentuan yang dirujuk aparat dan regulator, penundaan transaksi dapat berlangsung paling lama lima hari kerja. Polda juga berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan dan Kementerian Sosial, sementara Supriyono dijadwalkan dimintai klarifikasi pada Rabu, 26 Agustus 2026.

OJK pada 25 Agustus menegaskan bahwa mekanisme penundaan transaksi memiliki dasar dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU dan Pasal 47 POJK Nomor 8 Tahun 2023. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan OJK sedang mendalami kasus tersebut dan memastikan dana masyarakat yang disimpan di bank tetap aman. Ia juga menyatakan bahwa apabila proses pemeriksaan tidak menemukan unsur pelanggaran pidana, akses rekening seharusnya dibuka kembali. Penjelasan tersebut memperlihatkan adanya mekanisme pengawasan dan batas waktu terhadap tindakan penundaan transaksi.

Di tengah ramainya seruan boikot di media sosial, dampaknya terhadap kondisi Bank Mandiri belum dapat disimpulkan hanya dari unggahan warganet atau pergerakan saham satu hari. Pada perdagangan 24 Agustus, BMRI turun 0,47 persen menjadi Rp4.200, sementara IHSG juga melemah 0,37 persen pada hari yang sama. Secara fundamental, Bank Mandiri masih mencatat laba bersih konsolidasi Rp30,4 triliun pada semester I 2026, tumbuh 24,4 persen secara tahunan, dengan dana pihak ketiga mencapai Rp1.710 triliun atau naik 17,1 persen. Adapun pelepasan logo Mandiri dari salah satu gedung di Jalan M.H. Thamrin memang terekam dan beredar di media sosial, tetapi hingga 26 Agustus belum ada keterangan resmi yang membuktikan bahwa langkah tersebut berkaitan dengan polemik rekening atau aksi massa. Karena itu, perkembangan kasus lebih tepat dinilai berdasarkan hasil pemeriksaan regulator, aparat, serta tindak lanjut resmi pihak bank.

Share News


For Add Product Review,You Need To Login First